BIADAB

Akan kuperlihatkan bagaimana perubahan orang Jogja yang sudah terlalu lama di Jakarta.

Sore itu aku tiba di Stasiun Senen, hari itu suasana tidak seperti biasanya, rame banget! Hingga aku celingukan mencari di mana dia. Untunglah dari seberang rel aku melihatnya. Aku berteriak sambil melambaikan tanganku dan menyapanya ala Jogja.

”Hoooiiii…!!! Piye Dab???!!!”

Tapi dia terlihat terus melongo, dengan muka agak sedikit marah dan menatapku terus. Setelah aku menyeberang dan bertemu dia, dia langsung berucap ”Maksud lu manggil gue biadab apa?”

Tags:

2 Responses to “BIADAB”

  1. Joni Balbo Says:

    haha…

    panggil aja “coy..”

  2. eljawawi Says:

    coming soon!!! kotamobagu for kita mo bage (saya mau pukul!)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: