Benny&Mice

Benny&Me

Kira-kira kurang dari 3 tahun lalu, waktu senja mendekati maghrib di sebuah kafe elit di bilangan Jakarta Selatan, aku bersama beberapa orang dengan macbook di meja, sedang hangout (apanya hands ball ya?) Mereka sedang mencoba untuk melawak, lalu meledaklah tawa dari mereka, aku pun ikutan tertawa. Tapi tertawaku tidak seperti mereka, tertawaku terlihat memaksa karena dalam hati berkata ”Apanya sih yang lucu?”

Aku menganggap lelucon mereka tidak lucu. Lelucon kalangan seperti itu bagiku tidak ada lucunya sama sekali dibandingkan dengan gojek kere-nya Jogja yang bisa diterima berbagai kalangan. Sehingga tak ada satupun yang aku sukai di Jakarta, kecuali satu: Benny&Mice.

Lelucon mereka pasti lucu, dan bisa diterima semua kalangan. Insight-nya terhadap apa yang ada di Jakarta terasa sebagai gojekan kere bagiku dan bisa membuat semua orang bisa tertawa, bahkan menertawakan diri mereka sendiri.

Saat acara adgi aku merasa beruntung bisa melengkapi koleksi Benny&Mice Jakarta Atas Bawah yang sulit aku dapatkan di Jogja. Selain itu aku juga mengikuti acara mereka di adgi, dan aslinya mereka memang benar-benar koplak sekoplak kartunnya yang selalu meramaikan Kompas di hari Minggu. Dan lagi-lagi aku bisa menyempatkan foto dengan Benny, pencipta dan karakter yang sebenarnya.

Kok enggak sama Mice juga? Tahu sendiri lah mereka selalu bersama selama 21 tahun. Takut dianggap pasangan homo, hehe……

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: