Ah…takhayul

Ini masalah seputar angka jam digital yang aku alami sejak aku punya hp pada tahun 2005 hingga sekarang. Entah bagaimana itu bisa terjadi, yang jelas itu tidak seperti kebetulan. Mungkin karena semua yang ada di alam ini saling berhubungan, atau Tuhan memberi peringatan lewat tanda-tanda tertentu. Dan sebagai manusia yang beriman, aku menganggapnya itu takhayul… Ya, takhayul, tapi sering mengusikku.

Pernahkah kamu saat melihat angka jam digital di hp, nomer belakang sebelum dan sesudah titik dua sama? Misalnya 05:15, 13:43, 15:15, 17:57 Memang terlihat seperti kebetulan, tapi peristiwa itu terus terjadi saat kau melihat di hp-mu untuk mengetahui jam berapa sekarang.

Hal itu aku rasakan pertama kali saat aku menjadi ketua pameran AGRESI REKLAME akhir semester 5, dimana tanggung jawab yang diemban sangatlah berat. Ketika aku melihat waktu di hp, angka digital bagian belakang selalu sama. Suatu hari aku pernah mau telepon, sebelum telepon tentunya aku melihat jam berapa saat itu, di tampilan hp angka menunjukkan pergantian dari jam 10:09 ke 10:10 Aw, bukan hanya angka belakang yang sama, tapi angkanya sama semua. Dan di waktu itu, aku tak bisa menghubungi siapa-siapa! dan ketika jam sudah berganti aku baru bisa menghubungi seseorang. Siangnya aku melihat jam lagi, pukul 14:24, yang terjadi adalah aku mendapat sms kalau sponsor dari suatu majalah gagal. Sorenya, aku melihat lagi jam menunjukkan pukul 15:15, yang terjadi adalah ada masalah lagi dengan katalog pameran. Kemudian saat kepergian ibuku, disepanjang jalan menuju Jepara angka jam digital yang aku lihat, belakangnya selalu sama. Apakah itu adalah sebuah tanda kesialan? Sampai sekarang aku masih menganggapnya sebagai takhayul. Hingga sampai-sampai aku mempercepat waktu yang ada di hp-ku, tapi tetap saja angka digital itu tetap menggangguku sampai sekarang.

Senin kemarin, sehabis berbuka, banyak piring dan gelas yang kotor. Sebelum aku mencucinya aku lihat jam dulu apakah sudah isya’ waktu menunjukkan pukul 19:49 (waktu di hp dicepetin) Waktu mencuci, ternyata adzan isya’ sudah berkumandang dan dikumandangkan cepat sekali tidak seperti biasanya. Aku mencoba berpikir positif  “Tenang husny, kamu sudah keluarkan seluruh gas yang ada di perutmu, kali ini tak akan ada lagi pengulangan wudlu” Akhirnya pas sampai di masjid, pas iqamah “Benar kan? itu cuman takhyul” Tiba-tiba kepalaku terasa pusing dan berat sekali. “Apa yang terjadi biasanya tak pernah seperti ini?” Aku baru ingat kalau berbuka tadi aku makannya garingan dan hanya minum segelas Milo. “Ah dehidrasi! Aku lupa minum 2 gelas air minum sebelum berangkat ke masjid!”

Akhirnya kutahan saja, tetapi kultum yang seharusnya sesuai singkatannya kuliah tujuh menit, ini malah lebih dari 15 menit, yang dibahas yang itu-itu lagi! Aaargh! “Tenang husny, tahaaan” Untungnya aku bisa melalui sholat tarawih dan witir meskipun wajah sudah sangat pucat merah. Sampai di kos kulihat waktu menunjukkan 21:01 (dicepetin) aku langsung minum air putih banyak-banyak dan tak sadar sudah terkapar. Saat bangun aku lihat lagi waktu di hp menunjukkan jam 03:13. “Waduh di warung bisa antri nih kalo jam segini, Tidak..tidak…berpikir positif…berpikir positif” Akhirnya aku langsung ke belakang tanpa wudlu dan hanya kencing saja, terus ke warung. Ternyata sampai warung hanya antri satu orang, selain itu sayurnya enak-enak dan baru matang, jadi masih hangat. “Iya kan husny?”

Saat sahur, “Waaah enak nih…masakan favoritku” Tapi yang terjadi kemudian aku tidak bisa menikmatinya dengan tenang karena tiba-tiba flu, dan ingus keluar terus dari hidungku. Jadi saat sedang makan beberapa suap, terus keluar untuk sisi (mengeluarkan ingus) balik lagi beberapa suap, trus keluar lagi. Sampai makanan habis, aku masih belum merasa puas menikmati sahurku “Tenang husny, mending bikin teh campur madu” Dan setelah aku habis minum teh, barulah ingus itu berhenti. Kemudian sayup-sayup terdengar suara imsak, aku lihat jam menunjukkan pukul 05:05 (dicepetin) Terserah! mau ada kejadian apa lagi! Aku siap menghadapi!

Habis subuhan mau baca Qur’an tapi terlanjur kentut, meskipun ada yang bilang boleh membaca Al-Qur’an dalam keadaan tidak suci (tidak berwudlu) dibolehkan, namun kok rasanya kurang afdhal. Akhirnya daripada males-malesan dan nggak baik habis subuh tidur lagi (karena bangunnya pasti tambah males), aku tonton lagi bagian akhir film MUSIC AND LYRICS untuk yang keberapa kalinya (aku nggak tahu) Lumayan bisa menyadarkan dan membangkitkanku untuk meninggalkan kejayaan masa lalu. Mungkin sudah saatnya aku bikin buku, meskipun indie dan ecek-ecek, pikirku. Kulihat jeda waktu di tanggalan, waktuku tinggal 113 hari lagi sebelum tanggal target di bulan Desember.

Hey, tunggu… 113? Ah, takhayul……

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: