karikatur part 2

Berikutnya, selepas bikin karikatur untuk pemateri workshop Agresi Reklame 2006, tawaran pun mengalir. Tapi awalnya datang dari teman-teman dekat. Ada yang untuk nembak pas ulang tahun pacarnya, atau untuk hadiah perkawinan. Dan yang paling sering adalah untuk perkawinan. Dan karya yang masih terselamatkan dan kusimpan adalah pesenan dari Mas Edy SR (yang pasti ada gambar bolanya). Tekniknya pun macem-macem, ada yang hitam putih, dussel pensil, vector corel dan coloring photoshop. Untuk tarif biasanya seikhlasnya dan dibayar setelah jadi, agar tak mengecewakan dan sebagai takaran kira-kira karikatur itu pantas dihargai berapa.

.

.

Tapi pas pemilu 2009 lalu, aku mendapatkan tawaran yang agak lumayan gede. Artinya aku harus menggambar wajah banyak orang, tepatnya berjumlah 23 kepala, fiuh! Aku dapat tawaran itu dari partnerku waktu kuliah, Nur Cholis, untuk temannya yang bekerja di Departemen Pelayaran (aku nggak tahu bidang apa persisnya) di Borneo Kalimantan yang akan dihadiahkan kepada bosnya yang akan pindah ke Jakarta. Sebelumnya Nur Cholis sudah tanya-tanya sama penggambar wajah karikatur yang lapaknya banyak berjejeran di dekat perempatan pom bensin Sagan menuju ke arah D3 Ekonomi UGM, untuk menanyakan berapa harga untuk bikin karikatur borongan yang dimaksudkan. Ternyata tiap kepala dihargai Rp. 150.000 baik itu gede maupun kecil.

Karena mintanya mendadak, tetap saja Nur Cholis merekomendasikan aku, karena secara kita adalah teman dekat, jadi agak gampang urusannya. Awalnya aku tidak bisa menyanggupi untuk bikin 23 kepala dalam sehari, karena aku juga terbentur kerjaan kantor. Dan akhirnya disepakati untuk menggambar pegawai-pegawai pentingnya saja yang berjumlah 10 orang. Tarifnya pun, karena sama temen sendiri dihargai Rp. 100.000 per kepala. Lumayan lah 2 hari dapet 1 juta. Karena saat itu bertepatan dengan Pemilu pada hari Kamis tanggal 9 April dan kebetulan aku tidak terdaftar di KPU, lalu Jum’at tanggal 10-nya tanggal merah wafatnya Yesus Kristus, jadi kumanfaatkan saja 2 hari yang diliburkan itu. Sabtunya aku bisa istirahat.

Pertama aku bikin sketnya dulu pake pensil untuk dikirim email sebagai konfirmasi apakah wajahnya sudah mendekati aslinya.

.

.

Feedback-nya pun tak lama, mereka langsung ACC. Kemudian mulailah aku ink pake spidol karena akan dicetak ukuran gede. 1 meter lebih ada!

.

.

Lalu aku coloring pake photoshop, ternyata lebih cepat dan lebih gampang daripada teknik vektor di CorelDraw. Semua foto dan pendukungnya dikumpulin jadi satu plek!

.

.

Setelah dikirim email untuk preview, jadinya malah deadline-nya diundur dan disuruh agar dikomplitkan saja jadi 23 orang, ditambah dengan kacungnya (istilahnya Nur Cholis). Lalu dikirimlah foto-foto pegawai kacung-kacungnya itu ke aku. Busyet! Kecil-kecil! Minggu-nya langsung aku kerjakan sket tambahan. Jumlahnya 23 kepala tapi bayarnya nggak Rp. 2.300.000, melainkan cuman 2 Juta. Nggak apa-apalah 3 hari dapet 2 Juta, karena untuk pewarnaan selanjutnya akhirnya kuserahkan ke Nur Cholis.

.

.

Setelah dicetak hasilnya sangat memuaskan dan gede banget sampai memenuhi kamar kosku. 3 hari, eh (jadinya malah) 4 hari yang melelahkan, setelah itu hibernasi panjang hehe….

.

Tags: ,

2 Responses to “karikatur part 2”

  1. deden Says:

    bos ni bikinnya pake sofwerap sich..mohon bntuannya eaaa….ni alamat email saya :deden_viss@yahoo.co.id hp 085881333058

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: