Fright of the SCARECROW!

.

Hahaaa!!! akhirnya jadi juga sandal Fright of the SCARECROW!

Sebenarnya sudah lama aku merencanakan membuat ini. Bahkan aku sudah membuat layout sket di sandal dengan pensil. Tepatnya 4 tahun yang lalu saat pertengahan magang di Jakarta. Namun karena nggak ada waktu, pas balik ke Jakarta yang tersisa cuman goresan sket pensilnya doang di sandal jepit. Nggak ada yang dibanggakan sama sekali jadinya. Itupun akhirnya sandal itu hilang pas Jum’atan! Sempat balik lagi karena tanda pensil di sandal itu nggak juga hilang, sehingga langsung kukenali. Kemudian aku tukar, tapi Jum’atan berikutnya raib lagi. Lhadalah Jakarta….

Gambarnya diambil dari komik lama Batman cetakan Maranatha yang ada First Debut BATGIRL-nya (untuk lebih jelasnya baca postingan: BW, batgirl, dan kebetulan) Goresan tintanya sangat simple, sehingga tidak terlalu susah dan detil saat men-cut dan mencukilnya. Tak hanya itu, aku juga sangat suka sekali dengan covernya yang cukup controversial. Batman tak berdaya dibawah pengaruh Scarecrow!

.

.

Bicara tentang cover yang kontroversial, sebenarnya DC Comics dan Marvel sering melakukan yang seperti ini. Di bagian depan cover, superhero dibuat kalah dan tak berdaya di tangan musuhnya. Pokoknya melemahkan superhero lah, seperti Superman atau Spiderman ketahuan kedoknya. Dan dengan cover gaya seperti itu, akhirnya penjualan menjadi melonjak, karena pembaca penasaran, benarkah superhero idolanya kalah? Well, menengok ke belakang serial film BATMAN tahun 1966, ceritanya juga dibuat seperti itu. Cerita pertamanya Batman dibuat kalah pleh penjahat, lalu bersambung. Kemudian cerita keduanya Batman bisa menyelesaikan permasalahan dan berhasil menumpas kejahatan. Hal itu menyebabkan anak-anak pada sengaja nggak nonton bagian yang pertama karena nggak suka kalau jagoan idolanya kalah.

Salah satu langkah sembrono yang pernah dilakukan oleh DC adalah dengan membuat “The Death of Superman” pada tahun 1992. Superman dibuat mati di tangan Doomsday. Kali ini ceritanya Superman memang benar-benar dibuat mati, meskipun akhirnya dibangkitkan kembali. Hasilnya, komik The Death of Superman sukses terjual jutaan kopi di seluruh dunia. Malahan memperoleh award untuk kategori Favorite Replint Graphic Novel serta penghargaan the Comics Buter’s Guide Award Favorite Comic Book Story. Bahkan saat awal komik itu diterbitkan CNN membahas berita tentang kematian Superman itu sehari penuh. New York Times membuat artikel obituary sebanyak setengah halaman yang didedikasikan pada Si Manusia Baja. Beberapa saat selepas Superman dimatikan, banyak warga Amrik yang mengekspresikan rasa duka dengan mengikatkan ban hitam di lengannya. Dan yang melakukan itu nggak hanya orang-orang biasa saja, tapi juga artis dan tokoh-tokoh penting di Amerika. Luar biasa ya? Padahal sebelumnya DC juga sudah pernah membuat cerita tentang kematian Superman. Tepatnya di serial Superman 149/3 yang terbit bulan November 1961. Anehnya waktu itu nggak ada yang protes, karena dijadikan kisah alternative yang nggak mungkin kejadian di dunia nyata. Mungkin juga karena strateginya kurang, ditambah ceritanya yang kurang menarik dan tak ada pengembangan.

Nah, masalahnya efektifkah strategi seperti ini untuk sebuah produk atau jasa? Apakah dengan sesuatu yang kontroversi itu tidak terlalu beresiko dan mematikan produk itu sendiri? Sebab selain bisa jadi senjata, strategi ini juga berpeluang besar jadi boomerang. Lihatlah kasus HOAX-nya SOSRO, meskipun menjadi bahan perbincangan orang banyak.

Tapi coba tengok iklan rental mobil AVIS ini yang menyatakan bahwa dirinya adalah nomor dua berikut.

.

.

Atau iklan VIDEO EZY berikut.

.

.

Kalau menurutku sih strategi dengan pendekatan negatif ini bisa menjadi sesuatu yang luar biasa jika akhirnya bisa mengubahnya menjadi positif. Lihat iklan AVIS, mereka menyatakan nomor dua, tapi dengan peringkat itu mereka akan berusaha untuk bekerja keras meningkatkan kinerjanya, sehingga konsumer malah lebih memilihnya. Dan dengan kampanye nomor 2 itu, malah menjadikan AVIS menjadi perusahaan rental mobil nomor 1. Komik Kematian Superman mungkin akan menjadi komik yang paling dibenci bila akhirnya ceritanya berakhir di situ saja dan tidak ada kelanjutan dari kebangkitan Superman dengan cerita yang menarik. Saya teringat dengan sebuah spanduk di jalan dengan headline gede JANGAN IKUTI ACARA INI! Lalu ada kelanjutan copy-nya yang lebih kecil tulisannya dari headlinenya “Jika kamu pengin RUGI” Cukup lumayan membuat penasaran audiens, meskipun tekniknya agak jadul. Mungkin kalau boleh aku analogikan, strategi ini istilahnya kalau dalam bahasa Jawa adalah lakon kalah ndhisik alias lakon itu biasanya kalah dulu. Memanfaatkan sebuah kelemahan menjadi sebuah kekuatan, dll. Terserah mau didefinisikan apa.

Strategi itu juga pernah digunakan dalam promosi pemilihan caleg. Nggak percaya? Lihat gambar di bawah. Bagaimana pendapat ente?

.

.

Bentar-bentar… kok bisa sampai sini ya? Ini kan ceritanya ogut mau pamer sandal, kok malah… Judulnya aja sudah Fright The SCARECROW, gimana to ini? Baiklah kembali ke sandal. Yang spesial dari sandal ini adalah, aku menyempatkan membuat logo DC Comics jadul dengan tingkat detail yang lumayan susah.

.

.

Aku memerlukan waktu lebih dari sejam untuk menyelesaikannya. Tapi ketika sudah selesai, Waw that’s PERFECT!

.

.

Sebenarnya sandal ini sudah jadi lama dan sudah kupakai sebulan lebih, maklum nggak ada waktu buat mosting. Tapi coba lihat, setidaknya sandal itu terlihat keren saat diajak mencuci baju…

.

.

Nggak penting yah? Sempat-sempatnya aku motret…

Tags: , , ,

4 Responses to “Fright of the SCARECROW!”

  1. superblacksampler Says:

    weeeeew manteb banget gan,
    cuman sejam bikin nya?!

    *tepok2 jidat

  2. Yasa Says:

    unik…

  3. 1 August, 2013 13:40 | gudang fadhl Says:

    […] Nah kalo kamu kreatif, karya seni yang sederhana dan terkesan asal-asalan ini bisa menjadi sesuatu yang memukau loh. Kayak yang dibuat oleh mas @husny_pake_y berikut ini yang ditampilin di blognya. […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: