insight sepele

Akhir-akhir ini aku sering melihat pak kos memakai kamar mandi kos-kosan kalau pagi. Mungkin karena kamar mandi di rumahnya sedang dipakai istrinya atau anaknya yang mau sekolah, sehingga dia memakai kamar mandi kos-kosan. Lagian sehabis subuh banyak penghuni kos yang tidak memakai kamar mandi karena pada belum bangun. Dan ketika aku akan memakai kamar mandi kos-kosan yang habis dipakai pak kos, aku mendapati ada gayung yang sudah berisi air bersih tersedia di atas pinggiran bak mandi. Aku nggak tahu apa maksud dari menyediakan air dalam gayung setelah selesai memakai kamar mandi. Tapi yang jelas hal semacam itu tak membuatku kaget. Karena dulu sebelum aku pindah kos ke Godean aku pernah menghuni kos-kosan yang dipenuhi 27 orang mahasiswa di Blimbing Sari. Dan aku juga mendapati 2 orang yang melakukan kegiatan menyediakan air dalam gayung setelah selesai menggunakan kamar mandi.

Kalau dilihat dari sifat, karakter, kebiasaan, tingkah laku, dll, dari orang yang sering menyediakan air dalam gayung setelah selesai memakai kamar mandi, hampir-hampir sama. Dulu ketika aku bertemu dengan pak kos pertama kali, aku melihat kalau kebiasaan dan perilakunya hampir sama dengan teman kosku dulu yang sering menyediakan air dalam gayung setelah mandi. Dan ternyata tadi pagi dan pagi-pagi sebelumnya terbukti benar. Mereka melakukan hal yang sama (yang menurutku tak penting). Kelihatannya sepele, tapi ada pola yang sama dari perilaku mereka.

Aku juga sering mendapati beberapa insight sepele dari teman-temanku yang bila disimpulkan, mereka memiliki sifat dan perilaku yang mirip. Contohnya sangat banyak, misalnya: seseorang yang memesan es teh (atau minuman yang lain yang memakai es) di angkringan atau rumah makan pada malam hari yang dingin atau setelah habis hujan. Seharusnya di suasana yang dingin tersebut mereka memesan teh hangat atau minuman lainnya untuk menstabilkan kondisi, namun mereka justru memesan es. Dari beberapa orang yang memesan es pada kondisi seperti itu, kalau diamati, mereka memiliki sifat dan perilaku yang sama. Begitu juga bagi orang yang sukanya tidak menetralkan sepeda motornya ketika sampai di parkir atau tujuan. Yang lainnya lagi orang yang kalau jalan sehabis hujan tidak pernah memperhatikan dan tidak peduli dengan genangan di jalan yang mereka lewati. Ada lagi orang yang sukanya kalau kalau sehabis mandi, pasti air di bak mandinya keruh karena sabun mandinya. Atau bisa juga mengkategorikan orang dari cara dia menghembuskan asap rokoknya. Mereka bisa dikategorikan sifat dan perilakunya, dan biasanya klop. Artinya kalau sesama orang yang suka pesen es pas suasana dingin dipertemukan, mereka akan akrab dan cocok.

Dulu sewaktu SMA aku suka sekali mengamati cara orang menulis angka 8 (kurang kerjaan banget yah?) Hingga suatu saat aku pernah ditanya jika aku disuruh memilih jurusan pilihan IPS pas SPMB (karena saat itu aku anak IPA) apa jurusan yang aku minati? Maka aku akan jawab psikologi. Dan kalau ditanya mengapa, maka akan aku jawab aku akan meneliti perilaku psikologi orang tentang kebiasaannya menulis angka 8. Angka delapan adalah angka yang alur garisnya tak habis-habis. Disadari atau tidak, ada beberapa cara untuk menulis angka 8. Dan cara yang paling sering dilakukan kebanyakan orang adalah membuat alur angka 8 seperti gambar di bawah.

.

.

Mereka aku masukkan dalam kategori orang yang biasa-biasa saja. Sedangkan yang paling buruk (menurutku) adalah memulai menulis angka 8 dengan membuat dua bulatan angka 0 kecil di atas dan dibawah kemudian digandeng sehingga membentuk angka 8.

.

.

Kalau aku hitung-hitung (entah benar apa salah) ada 12 peluang cara untuk membuat alur angka 8. Tapi yang membuatku heran adalah, ada orang yang membuat angka 8 dengan alur yang berbeda dari kebanyakan orang (maaf aku rahasiakan gambar alurnya). Kalau dilihat pun angka 8-nya nggak bagus-bagus amat. Kalaupun bagus harus dibiasakan karena untuk membuat alur angka 8 yang agak nyleneh seperti itu sangatlah tidak nyaman. Makanya aku heran, mengapa mereka membuat angka 8 dengan alur yang tidak nyaman seperti itu? Namun kalau diamati, orang-orang yang menulis angka 8 seperti itu aku kategorikan sebagai orang yang tidak biasa. Not usual but unusual. Mereka bukan ordinary people. Sifat dan perilaku bahkan kecerdasan mereka berbeda dibandingkan kebanyakan orang. Mereka juga sering menyikapi masalah dengan sudut pandang yang berbeda. Sangat unik. Aku pun awalnya yang menulis angka 8 seperti kebanyakan orang akhirnya mengubah alurnya seperti mereka. Aku nggak tahu apakah dengan mengubah kebiasaan alur menulis angka 8 seperti itu aku bisa memiliki sifat dan perilaku seperti mereka. Tapi aku mencoba untuk berbeda dari kebanyakan banyak orang. Paling tidak dari pengamatanku terhadap kebiasaan orang membuat angka 8 ini sudah membuatku nggak seperti kebanyakan orang hehe…

Sebenarnya beberapa minggu lalu aku sudah meng-list beberapa insight sepele yang tidak disadari oleh beberapa orang dan bisa dikategorikan perilaku, kebiasaan, hobi, dan tingkah laku mereka. Bahkan aku juga mengamati orang-orang yang kerjaannya suka mengamati orang, hehe… Cuman sayang list itu aku cari lagi nggak ketemu, dan hanya insight sepele di atas yang aku ingat.

Aw, aku suka banget menelusuri dan mengamati insight orang🙂

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: