Pagi ini kebetulan jam 03.30 aku sudah bangun dan tidak tertidur lagi hingga khutbah Jum’at terlewati. Kali ini aku tidak lagi mendengar suara sirine ambulance yang hampir aku dengar tiap hari. Sepertinya Merapi sudah mulai pulih dan membagi kesuburan yang tinggi untuk menyeimbangkan alam yang sangat bermanfaat bagi masa depan.

Para pengungsi tampaknya juga sudah pada kembali. Mereka telah membagi waktu bagi Merapi untuk berbenah diri, meski sebenarnya menjadi sangat ironis bagi yang telah kehilangan sanak famili. Yang dibutuhkan bagi mereka sekarang adalah sabar atas ujian yang diberikan ilahi. Karena sebenarnya ada banyak sekali hikmah dibalik semua ini.

Surono (orang ini jadi semakin terkenal saat bencana Merapi yah?) pernah berucap “Merapi tak pernah ingkar janji, Merapi tak pernah meminta banyak. Justru ia akan memberi banyak manfaat dari pada memberikan kerugian. Merapi sekarang ini sedang menaburkan kesuburan, kemakmuran, untuk manusia dimana-mana, untuk kita semua. Seharusnya kita bisa hidup damai berdampingan dengan Merapi.”

Terimakasih juga untuk para relawan. Sungguh perjuangan dan segala kontribusi patut diapresiasi. Berita akhir-akhir ini pun terasa menenangkan hati dengan headline “Merapi ramah pagi ini”

Tapi nampaknya ancaman bencana itu tidak berhenti sampai di sini. Bromo yang mulai berstatus awas mengharuskan semua pihak untuk antisipasi. Ada baiknya kalau peristiwa Merapi ini bisa dijadikan pelajaran. Kita tidak sendiri kawan, bersatulah! Sekarang waktunya merapikan kembali! Membenahi negeri ini, memperbaiki sendi-sendi kehidupan dan mengetuk nurani di setiap insan.

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: