ketinggalan

Saat pulang dari Jakarta kemarin, Pak Arief nitip 2 buku tebal kumpulan pemenang iklan London International Awards 2010 dan Adfest. Pesawat berangkat 12.35 tapi aku dan Chandra sudah siap dari kantor pukul 09.00 Lalu naik taxi ke blok M, dari situ naik bus DAMRI menuju ke bandara. Sepertinya terlalu awal kami sampai ke bandara. Saat mau memasukkan barang-barang ke mesin pemeriksa, tiba-tiba aku teringat, loh bukunya mana? Blaik! tertinggal di bus DAMRI! Akhirnya kami mengejar bus itu, sebab kami baru saja turun. Namun sudah terlambat bus itu baru saja pindah ke terminal bandara selanjutnya. Waduh, apakah harus merelakan buku itu hilang begitu saja?

Tidak! kalau bisa dikejar lakukan saja, bukunya lumayan mahal men! Aku harus bertanggung jawab. Akhirnya aku nanya ke satpam di tempat dimana bus yang kami naiki tadi berhenti. “Pak barang saya ketinggalan di bus..” “Bus yang mana Mas?” “Ya yang barusan tadi” “Sebentar Mas saya beritahu busnya dulu” Lalu mulailah pak satpam tersebut bicara di handytalky-nya lalu berkata kepadaku “Masnya berangkatnya masih lama?” “Iya Pak…” “Masnya kejar saja pakai bus DAMRI berikutnya! Itu tuh mas naik aja” Akhirnya kami mengejar bus itu dan mencoba mengingat-ingat wajah kernetnya.

Sampai di pangkalan, kami mencari-cari bus DAMRI yang dari blok M. Setelah menanyai 2 bus, akhirnya ketemu juga. Kernetnya terlihat sedang mencuci ban depan bus. Dan alhamduliLLAH, bukunya masih ada dan disimpan di jok bagian belakang bus. Kami kembali ke terminal bandara dengan bus DAMRI lain yang akan menuju ke situ. Dan alhamduliLLAH, nggak bayar lagi. Lumayan lah, untuk membunuh waktu, hehe…

Lega, akhirnya tinggal menunggu pesawat, tiba-tiba aku kepingin ke belakang dan sholat dhuhur. Saat mau mencopot celana, kok kayaknya celanaku ini agak ringan banget ya? Lhadalah! hp-ku ketinggalan saat masuk pemeriksaan! Sebelum melewati gerbang pemeriksaan, hp memang harus diletakkan di kotak samping dan saat sudah kmelewati gerbang itu, pemiliknya mengambil lagi hp tersebut. Dan aku lupa! Sial bagaimana bisa lupa! Untung ketahuannya tidak pas sampai Jogja. Setelah mengambil hp, aku mau memakai jaket karena tak tahan dengan AC dan kebetulan saat itu suasana juga mendung mau hujan. Ah tidak! jaketku ketinggalan di kantor Jakarta!

Sampai di Jogja semuanya berjalan lancar. Rencananya sehabis ashar mau balik ke kos, tapi malah hujan hingga setelah isya’. Saat mau pulang ke kos aku bermaksud untuk memanjakan diriku. Beli gudeg suwir ayam dan kacang godhog hangat sepertinya nikmat. Apalagi waktu pulang naik motor aku tak memakai jaket dan terkena rintikan hujan, melewati angkringan dekat kos yang ternyata buka, pikiran jahe panas sudah ada di kepala. Setelah memarkirkan motor dengan sempurna sampailah di depan pintu kos. Hasrat menikmati gudeg hangat sama jahe panas dan kacang godhog sama nonton film sudah memuncak. Kurogoh kunci di dalam tas… Aduh tidak…. Kuncinya ketinggalan di kantor!

Tags: ,

One Response to “ketinggalan”

  1. Sang Pencari Tuhan Says:

    Nasibmu, Hus.. Semoga bisa jadi hari yang paling dikenang.. Teruskan menulis, salam🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: