first appearance

Setelah selesai mengikuti acara seminarnya Ippho Santosa di Hotel Saphir, iseng-iseng aku sempatin jalan-jalan ke Saphir Square. Kalau diingat-ingat, aku pernah masuk ke Saphir Square cuman sekali pada tahun 2005 (kalau tidak salah) hanya untuk mencari majalah Concept yang susah banget nyarinya waktu aku masih menjadi mahasiswa yang sok aktif. Meskipun pada tahun 2007 pernah menjadi kliennya petakumpet, tapi hingga sekarang, aku belum pernah masuk ke sini untuk kedua kalinya.

Dan yang membuatku penasaran adalah, apakah penampilan pertamaku sebagai model iklan (gratisan dan dadakan) masih ada di Rock ‘n Bowl. Itu saja sih sebenarnya tujuan utamaku jalan-jalan ke Saphir Square, hehe… Karena saat pertama Rock ‘n Bowl launching, friendster (tahun 2007 gitu loh) dan sms pada rame ngomongin soal aku yang ada di iklan Rock ‘n Bowl. Spanduk dan umbul-umbulnya juga banyak dipasang di sepanjang Saphir Square. Aku nggak begitu tahu, dan males ngecek juga. Yang aku tahu hanyalah neonbox-nya yang ditempatkan di depan Saphir Square, persis dekat trotoar pengendara motor yang parkir di luar. Saat lewat aku bisa melihat diriku di neonbox jadi pin bowling dan lompat-lompat nggak jelas karena dihantam bola bowling. Sempat kepikiran untuk foto di dekat neonbox itu, namun karena ditunda terus, akhirnya sekarang gambar neonbox tersebut sudah diganti. Makanya kali ini aku jalan-jalan masuk ke Saphir Square tujuannya untuk ngecek, apakah masih ada fotoku di situ, hehe…

Ah, andai saja saat aku terakhir ketemu ibu di Hotel Saphir, neonbox itu sudah dipasang, pasti aku bisa cerita banyak myeakinkan ibu akan dunia yang aku geluti (periklanan). Aku pernah bilang kepada ibuku, bahwa suatu saat nanti aku pasti akan nongol di TV. Sekedar meyakinkan dia agar setuju dengan pekerjaan yang aku pilih. Karena setelah aku lulus, ibu sangat menginginkan aku untuk jadi PNS. Pernah saat aku mendapatkan medal Silver untuk pertama kalinya di Young Film Director Pinasthika Awards 2006, aku bilang pada ibuku bahwa aku ada di TV. Saat itu ditayangkan oleh Metro TV di acara REKLAME pada hari Minggu pukul 24.00 dan ada acara ulangannya hari Senin pukul 13.00. Menurutku ini adalah acara yang ironis. Acaranya sepi iklan (bahkan nggak ada iklannya) meskipun kontennya mengulas semua tentang iklan. Saat aku kasih tahu kapan penayangannya, ibuku sampai bela-belain melek hingga larut malam. Katanya ibu nggak melihatku karena nongol-nya memang cuman sebentar. Mungkin terlewatkan karena kantuk. Kemudian tahun 2008, giliran aku nongol di Kick Andy, ibu malah sudah tiada.

Ohya, kembali ke Saphir Square. Kutelusuri lantai 1 melewati stand-stand yang masih buka di bagian tengah, karena bagian tepi stand banyak yang tutup. Hingga akhirnya sampai ke DIAMOND aku bertanya ke satpam yang sedang ngobrol dengan penjaga penitipan barang. “Misi Pak, bowlingnya masih ada nggak?” Wajahnya berubah menjadi aneh ketika aku menanyakan itu. “Masih mas, masnya naik saja eskalator dua kali. Saat naik eskalator aku masih melihat banner yang dibuat petakumpet dulu. Foto Mas Indra (bajigur), desainer petakumpet dulu, yang juga jadi modelnya Saphir masih terpampang di situ. Aku lihat disekeliling, busyet! Ini mall kesambet apa yah? Sepi banget! Stand-stand-nya tutup semua!

Pas di lantai 2, tak ada satu orang pun di sekelilingku, aku celingukan seperti orang yang kesasar untuk mencari dimana letak Rock ‘n Bowl. Namun akhirnya ketemu juga. Di situ hanya ada satu orang satpam sama 2 orang cowok dengan seragam STPDN (kalau tidak salah) sedang bermain bowling. Sepiiii banget! Aku tengak-tengok dan memutar badanku (seperti di film-film, hehe), akhirnya ketemulah fotoku yang menjadi pin bowling! Hah? Kok cuman gitu yah? Tempatnya terletak di arena semacam bom-bom car lagi! Bahkan copy “Enjoy Millions of Entertainment in Town” tidak berubah sejak tahun 2007.

.

.

Bayanganku langsung teringat kembali waktu membuatnya dulu. Malam-malam ke toko sandang abal-abal buat nyari celana training putih. Semuanya serba putih kecuali mukanya, sehingga harus pakai kaos kaki sama kaos tangan putih. Setelah itu mulailah melompat beberapa kali sampai didapat beberapa pose yang pas. Melompat terus, hingga tanganku berdarah. Bagaimana bisa? Ceritanya waktu melompat dan saat jatuh ke lantai aku selalu menyangga dengan tangan kanan. Nah, di bagian kaos tangan tuh ada semacam kancing YKK yang betuknya seperti simbal. Saat jatuh pada keadaan tangan menyangga, maka terjadilah gencetan berkali-kali. Aku pun baru menyadarinya saat melihat kaos tangan putih tersebut tiba-tiba ada bercak darahnya. Kemudian setelah itu mulailah dengan pose berdiri dengan mimik muka seakan akan di-strike oleh bola bowling. Mimik mukanya juga sangat pas, karena saat itu sedang menahan sakit tangan yang berdarah, hehe….

Sebenarnya proses ini hanyalah sebagai design rough (desain kasaran) saja. Selanjutnya kalau klien setuju, baru melalui sesi pemotretan yang sebenarnya. Tapi entah kenapa tiba-tiba saat petakumpet presentasi ke Saphir lagi, desain itu sudah terpasang dimana-mana, dan kliennya nggak bilang-bilang. Harusnya kejadian seperti itu kudu melalui prosedur yang benar. Tapi bagiku it’s all right,  setidaknya itu menjadi pengalaman dan penampilan pertamaku. Karena saat itu memang aku sedang berada pada performa yang (menurutku) sangat sempurna. Berbeda dengan keadaan setelah aku terkena cacar atau habis disrempet dan jatuh kecelakaan sampai 2 kali.

Jadi kesimpulannya? Beginilah nasib dari talent gratisan, hehe… sudah beberapa kali aku menjadi talent cuma-cuma. Aku sih nggak apa-apa, tapi biasanya yang seperti itu produk/brandnya akhirnya menjadi bermasalah atau tak bertahan lama. Namanya juga Jogja, semuanya serba mungkin, serba gampang, dan serba murah. Alah, karo konco dewe…

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: