the best day ever

Pernah liat SpongeBob yang ‘The Best Day Ever’? Ceritanya tentang SpongeBob yang mengawali hari-harinya dengan penuh semangat sambil menyanyikan lagu ‘The Best Day Ever’ Namun yang terjadi kemudian adalah, hari-harinya penuh dengan kesialan dan tidak sesuai dengan apa yang diharapkannya. Kadang aku juga mengalami hal yang seperti itu. Saat sedang semangat-semangatnya, eh keadaan malah tidak mendukung. Aku suka dengan cerita itu, sangat ng-insight banget. Aku juga suka dengan lagunya. Kemarin aku download dan kebetulan ada. Dan hampir sama dengan SpongeBob, tadi pagi aku mengawali hari-hari dengan mendengarkan lagu “The Best Day Ever’ Ternyata hari-hariku tidak seperti yang kurencanakan. Sama seperti film-nya,

Subuh-subuh aku mulai membuka mataku, kulihat di sekelilingku, dan ketika kurasakan hawa dingin AC,  aku sadar ternyata aku masih di kantor. Ealah, aku baru teringat kalau tadi malam brainstorm-nya dipatok sampai jam 12. Semuanya sudah pada pulang, tapi aku tak ingat bagaimana bisa tertidur. Tapi aku harus mengawali hari ini dengan semangat! Laptopku ternyata masih nyala, jadi untuk shut-down lambatnya bukan main. Pukul 6 aku pulang dari kantor, dan kebetulan lapak makanan pinggiran sudah buka. Pas banget nih, sekalian sarapan karena kemarin aku puasa. It’s the best day ever!

Sampai kos langsung B.A.B untuk mengosongkan seluruh isi perut. Rasanya enak sekali saat sarapan dengan perut kosong mlompong, apalagi sambil nonton SpongeBob meski ceritanya terus diulang. Habis itu mandi lalu bersiap memulai kegiatan dengan muterin lagu ‘The Best Day Ever’ yang kudownload kemarin. Aku bersemangat sekali karena rencananya pagi ini aku mau berangkat pagi jam 8, lalu langsung  ke Mirota Kampus untuk beli Chiki-choki yang persediaannya mulai menipis. Habis itu mampir ke warung biru untuk bungkus lontong opor buat makan siang. Dan terakhir mampir ke PKPU untuk ambil kaleng Ta-Pe, Tabungan Pendidikan, karena tanggal 16 kemarin aku lupa ngingetin petugas PKPU yang menjemput, untuk membawakan Ta-Pe. Jam 8 aku sudah siap berangkat! It’s the best day ever!

Kustarter sepeda motor, lalu brum! tek-etek-etek… Loh, suara apa itu? Kulihat ke belakang, ternyata selebornya nyenggol ban dan mau lepas. Setelah kuperiksa ternyata pecah dan retak. Waduh, gawat nih kalau diterusin, bisa-bisa copot di jalan, bisa berabe. Akhirnya aku langsung ke dealer Honda resmi sambil jalan pelan-pelan. Slebor aslinya ada, tapi untuk memasangnya aku harus antri lama. Akhirnya 2 jam kemudian (sama seperti adegan-adegan di film SpongeBob) baru selesai. Biayanya 50 ribu, uang yang seharusnya kubelikan Choki-choki, bensin, dan lontong opor. Tapi aku masih semangat, it’s the best day ever! Lalu kemudian aku memberanikan diri untuk tanya ke customer service apakah penutup sadel yang asli Honda masih ada . Ternyata masih ada dan tinggal satu. Wah aku senang sekali ketika penutup itu ada meskipun sudah penuh dengan debu, karena aku mencari yang asli di mana-mana selalu tidak ada. Sekali lagi kunyanyikan it’s the best day eveeeee…r.

Sampai di kantor jam 10 lebih. Sepertinya ke Mirota, warung biru, dan PKPU pas jam istirahat saja. Pagi ini mumpung tim kreatif belum komplit aku cari ide saja buat koran Suara Merdeka. Eh, lhadalah pas jam istirahat langsung dihajar brainstorm sampai sore. Dadah lontong opoor, da-dah PKPU….. Untung saja brainstorm-ny agak cepet, jadi habis ashar langsung dapet balesan email, mana ide yang harus dieksekusi. Lalu jam 16.30 terjadilah giliran pemadaman lampu. Karena eksekusi tidak membutuhkan seorang copywriter (karena copy-nya sudah) maka aku pulang saja, dan berjanji nanti malam akan ke kantor untuk sekedar ngecek kalo-kalo ada tambahan. Lontong opor gagal, PKPU gagal, tapi ke Mirota Kampus sepertinya bisa diagendakan. Nyanyi yo, it’s the best day eveeer!

Habis sholat isya’ berjama’ah di masjid, aku diributkan oleh karena kehadiran Mandala termehek-mehek yang kebetulan ikut sholat jama’ah di Masjid Jami’ Ngabean. Siapa lagi yang ribut kalau bukan anak pak kos? Tapi aku langsung cabut aja daripada nanti disuruh ikut ngeliat Mandala. Go to Mirota Kampus! Saat dalam perjalanan ke Mirota, ini motor juga ikut-ikutan nggak bisa diajak kompromi setelah diganti selebor belakangnya. Lampu sign sebelah kanan saat diaktifkan bukannya kedip-kedip malah nyala terus. Akhirnya kalau mau belok kanan aku harus menggeser tombol sign ke kanan lalu kembali ke tengah lagi, ke kanan kembali ke tengah lagi, begitu seterusnya agar tampak berkedip-kedip (kasihan banget yah?). Baiklah motor, mungkin ini peringatan kalau kamu sudah saatnya minta diservis, tapi ntar setelah Jum’at ya (tanggal 25 alias gajian)

Sampai di Mirota Kampus ramainya bukan main. Sebenarnya aku relain jauh-jauh ke Mirota tujuannya bukan cuman Choki-choki doang, tapi aku kangen ndengerin jingle Mirota yang bisa mengembalikan suasana saat masa-masa kuliah dulu. Apalagi aku punya kartu Mirota, sayang banget udah lama nggak digunakan. Tapi saat itu aneh banget, aku nggak dengerin satu pun lirik heiyya ayoo…. Mirota Kampus Kita….. dst. Sial tenan! Selain itu aku juga sedang mencari kaos daleman merk Hing’s yang di Giant nggak ada. Ternyata di Mirota juga nggak ada. Ya udah, beli merk Rider aja (padahal di Giant juga ada) Udah jauh-jauh tauk!

Setelah antri lumayan lama dan bayar, akhirnya ke lantai paling bawah. Busyet! ramainya bukan main! Pantesan dari dulu hadiahnya rumah melulu. Aku ambil keranjang dan langsung mencari Choki-choki. Aku masukkan plastik berisi kaos daleman Rider’s tadi jadi satu di keranjang. Pas udah nemu Choki-choki, nggak nanggung-nanggung, aku langsung ambil 2 pak. Kebetulan di sampingnya ada Pasta Keju isi 4, aku langsung ambil 2 juga. Sekarang ini hanya keju Pasta yang bisa kujadikan sebagai ‘yang kedua’ selain Choki-choki, bukan Gery Pasta. Melewati rak kecap, aku ambil juga satu kecap Bango kemasan sedang, karena kebetulan kecap di kantor mulai menipis. Dan ketika merasa yakin ‘yak sudah semua’ dengan sukses melewati rak makanan, langkahku tiba-tiba terhenti di rak sabun Deo transparan dengan paket bertuliskan stiker ‘Beli 2+1’ Waduh, kalau satu harganya 7.000-an kalau 3 cuman 14.000-an. Akhirnya hatiku berkata, alah hemat! Akhirnya terambil juga sabun Deo transparan paket 2+1 itu.

Pas mau bayar di kasir, ajegileee.. ramainya kayak pas mudik! Dengan cukup sabar, sambil ngeliatin siapa tahu ada yang bening (ada banyak sih, tapi selalu dengan pasangannya) akhirnya sampailah pada giliranku. Sepertinya diantara yang antri barang belanjaanku yang paling sedikit. Mulailah petugas di kasir mulai menghitung; 1 kecap, 2 Choki-choki, 2 Keju Pasta, dan paket 2+1 sabun Deo transparan. Totalnya 88 ribuan! He?!! Aku hampir nggak percaya. Saat aku mengambil tas di penitipan barang, perasaanku agak nggak enak, benar nggak nin itungannya? Aku lihat struk lagi, loh ini sabun Deo kok dikali 3? Yang harusnya cuman 14 ribuan ini jadi 44 ribuan. Gimana nih? ini bener apa nggak ya? kalau yang salah itungannya aku, bisa tengsin nih sama cewek-cewek yang antri. Tapi kali ini nggak seperti biasanya, aku memberanikan diri untuk komplain. Tasku langsung kutitipkan lagi dan mulailah aku mencari petugas kasir yang melayaniku tadi.

Dengan nekat menerjang beberapa orang yang antri akhirnya sampailah pada petugas kasir itu. Syukurlah, ternyata yang salah itung kasirnya. Beliau minta maaf lalu aku disuruh untuk ke lantai 2 bagian customer service untuk menjelaskan semuanya. Akhirnya, beres juga dan aku mendapatkan uangku kembali. Di perjalanan pulang, aku membayangkan kasir tersebut (bukan naksir lo) Ini pasti karena saking ramenya, apalagi tadi aku belinya dobel-dobel, Choki-choki 2, Keju Pasta 2, dan ketika melihat 3 sabun Deo dalam satu pak, pasti ngitungnya dikali 3. Ya wajarlah, aku juga kadang mengalami kesalahan yang seperti itu. Malam ini tak seperti biasanya. Biasanya kalau aku mendapatkan kejadian yang seperti itu  aku biarkan diriku yang rugi, tapi kali ini aku berani komplain. Hmmfh!! it’s the best day ever! Aku hampir sampai ke kantor. Tapi aku merasa, masak the best day ever-nya cuman gini doang sih? Kurang menantang (padahal sudah capek banget!) Tunggu dulu! Kaos daleman Rider-ku sepertinya ketinggalan di tempat kasir itu!!!

Aku menepi sebentar, kuperiksa tasku, ternyata benar ketinggalan pas tadi aku satukan di keranjang belanja! Aku lihat jam, 7 menit lagi jam 9 alias Mirota sudah tutup! Tak peduli, kejar saja! Aku pun langsung berbalik dan ngebut. 2 lampu bangjo yang kulewati kebetulan pas hijau semua! Tapi pas di perempatan tugu dapet pas kuning ke merah, pinginnya mau nerjang, kendaraan depan malah berhenti. Ah, tidak! Aku lihat jam, 2 menit lagi! Melewati tugu aku ngebut dengan membabi buta. Aku nggak peduli meskipun mataku kemasukan serangga kecil. Sampai di Mirota beberapa petugas sudah mulai siap-siap menutup teralis, namun pembeli masih ada beberapa. Kucari lagi kasir itu, dan ketemu! Beliau sedang melayani saat itu, tapi langsung aku sela. “Maaf Mbak…!!” Kasir itu kaget “Loh, Masnya lagi…” “Eee anu Mbak, kayaknya ada yang ketinggalan tadi…” “Oh, apa Mas?” Aku angkat plastik yang berisi belanjaan yang sudah diitung “Nah, ini Mbak… kaos seporet!” langsung kuambil dengan malu, mbaknya malah tidak sadar kalau dari tadi ada bungkusan di situ. “Maaf ya Mbak, terimakasih” Untung saat itu pengunjung Mirota nggak banyak banget, kalau banyak bisa malu aku. Bagaimana nggak malu, tadi yang teledor kasirnya, sekarang gantian aku. Orang yang di penitipan tas juga bingung “Wah cepet banget belanjanya Mas” “Anu Pak, ini ngambil yang ketinggalan…”Aku langsung ngeloyor sambil berdendang it’s the best day eveeeer….!!!

Akhirnya semua berrres! Aku lihat motorku sepertinya bensinnya mau habis. Mampir pom bensin siapa tahu motornya berbaik hati sehingga lampu sign-nya bisa kembali normal (tetep saja nggak ngaruh) lalu ke kantor sebentar. Sampai kantor baru kerasa mataku sakit dan mengganjal. Mata yang kemasukan serangga kecil tadi sudah sangat merah. Ini baru the best day ever sejati! pikirku sambil mengakhirinya dengan menuliskannya di blog.

It’s the best day eveeer…. a-ha-ha-hak… [8D]

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: