sabar tabik

Entah kenapa akhir-akhir ini aku lebih sering mengingat-ingat guru. Salah satunya adalah Pak Nur Salim, guru matematika paling top (menurutku) di SMP 1 Jepara. Kalau nggak salah waktu aku kelas 3 SMP beliau sudah menjabat sebagai wakil kepala sekolah, nggak tahu kalo sekarang. Rambutnya keriting berombak (sering acak-acakan) dan posturnya yang ceking dengan pipi kempot dan gigi depan bernoda bekas rokok, menjadikan beliau sangat nyentrik. Kalau sudah masuk jam pelajarannya dan rokoknya masih setengah, maka sebelum masuk kelas, beliau sedot itu rokok dalam-dalam hingga abu rokok yang menyala berjalan hampir sampai di filternya. Kalau mengajar suaranya kencang dan ludahnya muncrat-muncrat 🙂

Meskipun beliau adalah guru yang terkenal galak dengan kata andalannya “cah dangkleng” sambil nuthuk (memukul) kepala murid dengan bagian pojok buku matematika yang tebal, tapi pelajaran yang disampaikannya beda dengan guru matematika yang lain. “Dangkleng” kalau di Jepara maksudnya adalah bodoh yang sangat keterlaluan. Cara mengajarnya sangat unik dengan teknik versi beliau sendiri yang menjadikan pelajaran matematika menjadi lebih mudah dan seperti menyelesaikan sebuah permainan. Salah satu ciri khasnya adalah; ketika semua angka sudah dimasukkan untuk dikalikan dan dibagi, maka angka-angka tersebut jangan langsung dikalikan dulu. Atur dulu, lihat angka mana saja yang bisa dicoret (dihilangkan) dan bisa dibagi. Itu lebih memudahkan dalam penghitungan, jauh lebih cepat dan membuat kita lebih bisa menikmati matematika.

Kalau diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, bila kita dihadapkan pada suatu masalah yang banyak dan rumit (serumit matematika) maka jangan langsung terburu-buru berusaha menyelesaikannya dulu. Sabar tabik, lihat dulu semua permasalahannya dan apa saja yang saling berkaitan, dari sumber dan penyebabnya. Selesaikan yang bisa diselesaikan dulu, Insy’Allah semua masalah akan terselesaikan dengan cepat. Semakin banyak kita didera masalah, semakin kita bisa menjalani dan menikmati hidup. Sama saat aku membuat stiker LEGENDARY PICTURES ini.

 

 

Sudah lama aku ingin sekali membuat stiker ini. Dan saking semangatnya, pas bulan puasa, aku menjadwalkan satu hari penuh khusus untuk bikin stiker ini, karena cara bikinnya manual. Nah biasanya sehabis aku selesai meng-cutting beberapa bagian, biasanya langsung aku lepas bagian itu, tapi kali ini tidak. Aku membiarkannya masih menempel pada bagian stiker itu sampai pada cutting-an terakhir. Saat semuanya sudah selesai, aku tidak langsung mengambil bagian stiker yang sudah di-cutting untuk langsung ditempel, namun aku tembakkan cahaya lampu belajar dari belakang bagian stiker, jadilah seperti ini.

 

 

 

Aku benar-benar menikmati proses itu. Rasanya aku seperti membuat sebuah opening animasi LEGENDARY PICTURES saat lampu belajar aku gerakkan dari kiri ke kanan pada bagian belakang stiker. Lama sekali aku memutuskan untuk melepaskan bagian yang sudah terpotong untuk kutempel. Sebab habis lebaran baru aku tempel bagian itu di tasku. Suatu hal yang tak bisa didapatkan kalau kita bikin stiker dengan computer cutting system yang menggunakan laser. Kalau cutting secara manual, sekali bikin bisa dapat dua, tapi kalau pesan (pemotongan laser computer cutting system) dapetnya ya cuma satu.

Gara-garanya bikin stiker LEGENDARY PICTURES ini sih karena habis nonton lagi behind the screennya film The Dark Knight dengan kualitas Br Rip top Quality. Sang sutradara Christoper Nolan benar-benar total dalam membuat film ini. Hampir semuanya dikerjakan secara manual. Melompat dari gedung atau melemparkan truk BJ yang dikendarai Joker yang seharusnya bisa dikerjakan dengan teknik CGI (ato apalah namanya) pun adegannya dibuat beneran. Bahkan sebelumnya dilakukan uji coba dulu sebelum diambil adegannya. Rasanya kalau bisa menjadi kru-nya Nolan sangat bangga sekali. Makanya akhirnya aku bikin stiker LEGENDARY PICTURES untuk kutempel di tas, biar orang yang ngelihat mengira aku ini kru-nya LEGENDARY PICTURES, hehe…

Mengapa harus ditempel di tas? Bukan di kaca belakang mobil (kalau yang ini sih memang karena ogut belum punya) atau media yang lain? Banyak yang menyayangkan, karena kalau ditempel di tas rawan sekali rusak, tergores dsb. Namun aslinya memang sengaja dibuat rusak-rusak dan tergores-gores dengan sendirinya (natural), bukan dari saat meng-cutting. Hanya awalnya memang belum terlihat. Toh itu stiker yang bikin juga aku sendiri, jadi terserah aku dong. Kalau rusak semua ya bikin lagi, gitu kok repot… Eh ini nyala lo, kelihatan keren kalo malem… Coba potret pake blitz ah...

 

 

Tags: , , , ,

One Response to “sabar tabik”

  1. Prabowo Says:

    Kreatif tenan sampeyan iki mas. Asli daya kreatifnya di atas rata-rata manusia biasa. Wis masuk kategori meta human iki😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: