what’s new?

Selamat Tahun Baru! Udah telat yah? Hehe… Setiap tahun baru biasanya ada sesuatu yang baru juga. Tapi dari tahun ke tahun kok aku nggak merasa menemukan suatu perubahan yah? Perubahan ada, tapi nggak begitu terasa. Biasa aja gitu. Serasa kalau ada resolusi di setiap tahun baru, resolusinya adalah menyusun resolusi tahun baru selanjutnya. Jadi resolusi di tahun 2012 ini adalah merencanakan resolusi tahun 2013 dst..dst, hehe bercanda… Tapi nggak kok, tahun 2012 ini aku ada resolusi yang cukup serius. Saking seriusnya makanya blog-ku Januari ini baru up date sekarang, karena weekend kemarin aku sudah sibuk bersiap untuk rencana besarku di tahun 2012 (halah, alesan).

Di akhir 2011 kemarin aku seakan mendapatkan wangsit untuk melakukan sesuatu di tahun 2012. Bagi sebagian orang banyak yang bilang tahun 2011 adalah tahun yang buruk. Tapi menurutku tahun 2011 bukanlah tahun yang jelek-jelek amat. Serius. Memang ada beberapa yang tidak menyenangkan, tapi tekanan-tekanan dan penderitaan yang menempaku itu justru menjadikanku semakin kuat. Thank’s year 2011! Postingan I’m not fear-ku tahun 2011 kemarin menyadarkanku untuk melakukan sesuatu yang besar di tahun 2012. Yaitu untuk tidak takut mengambil sebuah resiko yang mungkin sangat besar. Just do it. Think BIG, Start small, and Move f>st. Ditambah dengan postingan “Now Attitude” dari Iim Fahima (http://www.sudutpandang.com/2012/01/lakukan-sekarang/), semakin memantapkan langkahku untuk melakukan suatu hal baru yang mungkin sangat jauh beda dari bidangku. Bismillah!

Meski di tahun baru ini aku siap untuk melakukan hal baru, tapi rasanya ada yang tidak baru dari tahun ke tahun. Yaitu penampilanku. Dari tahun ke tahun kayak itu-ituuu mulu… Sebenarnya dari dulu ada dua benda yang mungkin sebagian besar cowok memerlukannya, tapi tidak olehku. Yang pertama dompet, dan yang kedua pisau cukur. Aku berpikir mungkin suatu saat aku akan memerlukannya.

Seumur hidup aku nggak pernah punya dan nggak pernah bawa dompet. Mungkin satu-satunya dompet yang kupunya adalah dompet SIM dari kantor polisi waktu aku ikut ujian untuk mendapatkan SIM (lihat postingan SIM Salabim, https://husnimuarif.wordpress.com/2009/11/21/sim-salabim-part-i/) Itupun isinya hanya SIM, STNK, KTP, ATM, sama Kartu Belanja Mirota Kampus. Nggak ada Kartu Kredit! Itupun kubawa kalau mau bepergian jauh dan sekedar menghindari atau iseng nyari razia, hehe.. Bagi sebagian cowok mungkin dompet adalah hal yang penting, (dan membanggakan) dengan foto ceweknya dan kartu kredit didalamnya.

Tapi entah kenapa aku tetep nggak nyaman dengan dompet. Aku lebih terbiasa dengan me-manage (sederhana) berapa uang yang aku perlukan saat mau keluar, terus uangnya disusun rapi dan dimasukkan saku. Kadang aku menaruh uang cadangan, tapi jarang sekali mengunakannya. Yang jelas aku tahu di saku mana aku menyimpan uangku dan tahu berapa isinya. Primitif, tapi lebih hemat karena bisa menghindarkan dari membeli barang yang tidak perlu (biasanya). Dan Alhamdulillah sampai sekarang nggak pernah kekurangan, justru malah sisa. Meski begitu, aku merasa kalau suatu saat nanti aku mungkin memerlukannya. Entah kapan. Bisa saja setelah menikah. Mungkin, tapi aku masih nggak nyaman dengan foto di dalam dompet itu.

Yang kedua pisau cukur. Baiklah biar nggak ndeso-ndeso amat aku sebut saja merk-nya, Gillette. Mungkin dekat-dekat ini Gillette adalah benda yang akan aku perlukan. Dan aku tak bisa menghindarinya karena pertumbuhan rambut di tubuhku sepertinya semakin liar. Terutama setelah cacar. Dulu sebelum aku kena cacar, aku hanya perlu pinset untuk mencabut satu sampai tiga helai rambut di daguku. Karena dulu pertumbuhannya sangat tidak kompak dan random. Pernah ada satu bulu kubiarkan panjang di daguku, dan akhirnya tercabut oleh temanku karena gregetan dengan satu helai bulu itu. Rupanya dia sudah mengincar lama. Saat aku bicara, dia melihatku dengan serius. Kukira dia sedang mendengarkan perkataanku dengan seksama, tak tahunya mengincar satu helai bulu di daguku.

Dan kini setelah cacar, kulihat bulu-bulu halus itu menampakkan diri. Entah kenapa, apakah proses pubertasku baru dimulai setelah cacar? Kini bulu-bulu halus itu mulai tumbuh di sekitar jamban ke dagu, di leher bagian atas, di ketiak, di dada, dan di eh, bagian yang lain. Kalau dulu mencabut bulu di dagu (jenggot) dan bagian kumis (lele) tiap minggu 3 – 6 helai, kini tiap hari mungkin bisa lebih dari sepuluh. Katanya kalau keterusan mencabut bulu juga tidak baik. Mungkin aku akan terlihat lebih dewasa ketika tumbuh brewok dan janggut yang dicukur pendek rapi (Aw-waw). Kiranya aku sudah cukup bahagia dengan pertanyaan “Masnya kuliah di mana?” yang dilontarkan beberapa orang yang ketemu aku. Bangga seakan masih muda, padahal pertanyaan itu sudah tidak pantas lagi untukku. Dan pertanyaan itu terulang lagi saat aku mengurus hadiah di Bank BPD. Mungkin itu yang terakhir.

Sampai sekarang aku belum membeli Gillette. Mau konsultasi dulu, hehe… Sepertinya akan susah memulainya, karena aku belum pernah bercukur sendiri. Apalagi tiap bercermin, tanganku tak kuasa mengambil pinset untuk mencabut lima atau sepuluh helai rambut yang baru muncul. Aku membayangkan mungkin jadinya akan seperti pria Gudang Garam Merah. Ha-ha dulu aku jadi model-rough dua kali untuk acuan Print Ad Gudang Garam Merah pas tagline-nya masih Nyalakan Merahmu! (Tagline yang sekarang aneh banget yah?) Atau mungkin aku bisa mengaturnya biar bisa seperti Wolverine, hehe… Karena penasaran aku ambil beberapa sampel, lalu aku pasangkan bagian sampel brewok itu di fotoku. Tapi tetap saja masih terlihat aneh. Aku mencoba untuk Digital Imaging, tapi aku nggak pandai Photosop. Aku mencoba memakai Brush Artistik Media Tool di Corel. Ah, tetap saja nggak lucu.

.

.

Pagi tadi aku mencoba cara lain dengan cermin yang digambari pakai spidol. O-ouw, aku jadi teringat personil Color Me Badd…

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: