Laziale Indonesia part 2

Desember yang lalu aku tak sengaja ngecek gmail yang jarang sekali aku buka. Jarang ada orang yang ngirim email ke alamat gmailku. Paling yang ada hanyalah notificationdari twitter,  atau siapa yg gabung ke lingkaran G+. Tak diduga ada sebuah email masuk dari seseorang. Dia memberitahukan kalau emailnya yang di yahoo bermasalah. Tapi yang jelas isi dari email itu adalah tentang pesanan sandal Laziale Indonesia setahun yang lalu. Astaghfirullah! Ingatannya hebat juga ni orang…

Kira-kira akhir tahun 2011 yang lalu ada banyak yang memesan untuk dibuatkan sandal-art swallow. Kalau nggak salah yang antri ada empat orang. Aku menolak semua orderan tersebut dengan halus karena aku diberi tanggung jawab baru di petakumpet, sehingga jelas tak ada waktu luang untuk mengerjakan cukilan sandal itu. Hingga akhirnya aku bilang ke beberapa orang itu dengan pernyataan ‘kalau ada waktu’ dan ‘harus antri dengan yang lain’  Dan benar, saat itu aku memang tidak ada waktu luang. Apalagi saat itu aku disibukkan dengan mendirikan usaha kuliner TELAP12.

Kebetulan yang pesan sandal Laziale Indonesia ini ada pada urutan pertama antrian. Dia tahu saat search di Google Image dengan kata kunci Laziale Indonesia lalu didapatkanlah gambar sandal jepit Laziale Indonesia di blog-ku yang berjudul memberi lebih (https://husnimuarif.wordpress.com/2010/08/10/memberi-lebih/) . Aku membuatnya sebelum puasa pada tahun 2010. Yang pesan adalah orang Bandung, gara-gara sandalku jadi Hot Threat di KASKUS pada awal 2010. Dan sekarang pesanan itu hadir kembali menagihku setelah sekian lama.

Aku tak bisa menolaknya untuk yang kedua kalinya. Alasannya adalah yang pertama, aku sudah resign dari pekerjaanku di advertising. Yang kedua, aku sudah pernah membuat sandal itu sebelumnya, jadi tinggal membuatnya lagi. Tapi yang namanya bikin cukilan sandal itu susah sekali dibuat duplikasinya, karena harus manual. Itu semacam lukisan yang hanya bisa dibuat sekali. Selain itu aku masih disibukkan oleh sisa pekeerjaan freelance dan merenovasi warung TELAP12. Tapi karena saat itu aku baru saja menyelesaikan satu sandal (dan satu-satunya di tahun 2012 ini) yang kubuat untuk seseorang, aku jadi merasa bersalah dan egois kalau tidak memenuhi pesanan itu.

Alhamdulillah pesanan itu untuk akhir Januari (dan baru diambil malam minggu kemaren, hehe…) Jadi Desember yang super sibuk tersebut, aku bisa menyelesaikan pekerjaan freelance dan karikatur untuk nikahannya temanku dengan tenang. Setelah itu baru aku mengerjakan sandal Laziale ini. Aku selesaikan dalam waktu 4 hari dipotong urusan warung TELAP12. Dulu font Laziale-nya dicariin oleh bimalizer, kali ini aku minta usulan font dari abdee dan emyr namarov. Dan akhirnya terpilihlah usulan dari abdee yang sebenarnya sudah dipersiapkan setahun yang lalu saat pesanan sandal Laziale itu, hehe… Sori ‘n thank’s myr, maybe next time. Beginilah jadinya.

 

Laziale

 

Tapi sepertinya nggak afdol kalau kuperlihatkan hasilnya saja. Aku ingin memperlihatkan proses pembuatannya dari awal. Yah, sekedar berbagi ilmu, siapa tahu bisa menularkannya, biar kalau ada pesanan banyak, bisa di-outsource-kan ke orang lain. Masak aku terus? Yang lain juga dong🙂 Terus terang bikin sandal ini nggak gampang. Ini adalah pekerjaan seorang artist  yang nggak semua orang mau melakukan pekerjaan ini (ya iyalah, kalo nggak gitu nggak dinamain artist) Ini semacam tutorial dan boleh dikatakan rahasia besar yang harus aku perlihatkan. Tapi lebih dari itu, ini tentang bagaimana melatih kesabaran, keikhlasan, dan rasa syukur. Tiga kata yang selalu ada ketika aku memulai nge-twit :)  Ikuti kisah selanjutnya, di slice and dice! https://husnimuarif.wordpress.com/2013/02/18/slice-and-dice/

Tags: , ,

3 Responses to “Laziale Indonesia part 2”

  1. namarov Says:

    hehee…maybe next month kak…kebanjiran order! Amin!

  2. Admin Says:

    bisa order gak?
    kabari ke email ku yak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: