pengusaha gadungan

Sudah berapa kali aku jadi pengusaha? Kalau kuingat-ingat sih sudah 3 kali. Tapi bukan pengusaha beneran, cuman gadungan. Kok bisa? Tak lain dan tak bukan adalah untuk jadi model iklan. Ya, saat di petakumpet aku sering dijadiin model iklan, baik itu untuk desain rough buat panduan pemotretan materi iklan, ataupun memang akhirnya (terpaksa) kepakai buat iklan.

Pengusaha gadungan pertama adalah saat klien di bidang properti menginginkan sebuah desain untuk billboard. Aku ingat betul, itu terjadi di akhir tahun 2007 sebelum aku terkena cacar. Klien menginginkan visual manusia emas yang sedang berlari seperti yang ada di company profilenya petakumpet. Maksud dari aksi manusia emas yang tampak seperti bermetamorfosis tersebut adalah untuk ngomongin akan peluang emas di bisnis properti. Ide itu permintaan dari klien sendiri, bukan dari petakumpet. Sebenarnya model manusia emas itu adalah bentuk model 3D yang pernah dibikin Mas Eri waktu petakumpet juga membuka jasa multimedia dan masih berkantor di Gedongkiwo. Kebetulan klien tahu dari company profile-nya petakumpet, dan sangat tertarik dengan desain itu. Nah, masalahnya file asli 3D itu sudah tidak ada. Sebagai gantinya, maka diambillah visual seorang pebisnis muda yang sedang berlari.

Nah, seperti kebiasaan agency di Jogja pada umumnya, untuk menghemat budjet dan waktu, biasanya dipakailah talent-talent yang diambil dari internal untuk jadi model iklan. Seperti biasa, aku selalu kena. Meskipun saat itu aku gondrong, ya tetep aja dipaksain dipakein jas biar terkesan parlente. Jadilah aku seorang eksekutif muda yang gaul karena gondrong. Saat itu untuk menghemat budjet, motretnya pakai kamera digitalku. Yang mendesain adalah Mas Amenth THMD.

 

pengusaha_gadungan_01

 

Saat desain sudah jadi, klien tetep meminta manusia emas yang seperti Silver Surfer itu bagaimanapun caranya. Karena file aslinya sudah nggak ada, maka jalan satu-satunya adalah dengan men-scan gambar dari Company Profile petakumpet, lalu diolah lagi (Digital Imaging) Untungnya hal itu bukan menjadi masalah yang sulit bagi Mas Amenth yang memang dikenal sebagai desainer yang kondang jaya🙂

Nah biasanya dalam pemotretan yang dilakukan internal, aku selalu minta yang neko-neko buat pribadi. Salah satunya adalah berpose dengan menggunakan penutup mata satu agar tampak seperti kartunis favoritku Bang GOEN.

 

pengusaha_gadungan_02

 

Kartunis GOEN selalu menggambarkan dirinya di komik ketoprak majalah MOP dengan sesosok sangar yang botak, gondrong, berkacamata satu, tapi tetap lucu. Dan kata andalan yang biasa tertulis di kaosnya adalah MAUT CLUB. Jadilah aku yang seperti dia, tapi tidak berkumis, hehe…

 

maut-club

 

Pengusaha gadungan yang kedua terjadi di tahun 2009. Tepatnya setelah tim kreatif pulang dari Jakarta untuk bertemu dengan klien sebuah perusahaan rokok. Kali ini yang memberi order  adalah KR Bisnis. Sepeninggal almarhum Mantan Direktur Kedaulatan Rakyat, Dr H Soemadi M Wonohito SH, KR group mengalami banyak perubahan manajemen. Saat itu Koran Merapi ditiadakan dan diganti KR Bisnis. Semuanya serba mendadak, hingga konsep idenya tak memerlukan brainstorm. Intinya adalah memperkenalkan sebuah koran bisnis di Jogja yang bernama KR Bisnis. Maka konsep visualnya adalah seorang businessman yang memakai blangkon untuk menunjukkan identitas Jogja. Saat itu Bima (bimalizer) yang diberi tugas untuk meng-handle iklan launch-nya. Saking mendadaknya, bahkan pemotretan dilaksanakan pas weekend hari Sabtu karena Senin harus tayang. Dan Bima sendiri yang memotretnya. Model iklannya siapa lagi kalo bukan aku. Aku ingat betul, saat itu mendekati bulan Ramadlon.

Seperti biasa, setelah pemotretan aku meminta sesi untuk potret pribadi. Dan lagi-lagi memakai penutup mata satu. Saat itu aku ingin tampak seperti tokoh komik Marvel Nick Fury (versi kulit putih)

 

17349-nick-fury_400

 

pengusaha_gadungan_04

 

Tapi tampaknya malah kayak Kolonel Claus von Stauffenberg yang diperankan Tom Cruise di film Valkyrie (hehe, ngaku-ngaku…)

 

stauffenberg

 

pengusaha_gadungan_03

 

Meski berkali-kali aku jadi talent iklan, tak pernah sekalipun aku dibayar. Meski iklan itu akhirnya tayang di media koran (KR), billboard, leaflet, spanduk, roundtag, x-banner, dll. Sampai-sampai saat itu menjadi perbincangan yang ramedi facebook dari mantan teman-temanku kuliah. Bahkan saat aku sholat di masjid Kwarasan, ada ibu-ibu yang biasanya sholat di masjid itu, memperhatikanku lalu pulang mengambil brosur KR Bisnis dan menanyakan apakah itu aku, hehe… Kebetulan anaknya bekerja di Kedaulatan rakyat. Aku pernah menyimpan satu brosurnya, namun diminta anaknya Pak Kosku dan sekarang entah di mana. Tak lama kemudian KR Bisnis tak bertahan lama, hingga akhirnya sekarang Koran Merapi terbit kembali. Mungkin gara-gara karena aku nggak dibayar, hehe…

Pengusaha gadungan yang ketiga adalah saat menjadi model untuk Company Profile CSR Petakumpet pada tahun 2010. Saat itu emang lagi maraknya apa yang namanya CSR (Corporate Social Responsibility) Temanya adalah “Komunikasi dengan Hati” (saat itu juga apa-apa jadi lebih sreg kalo ada kata ‘hati’ hehe..) Idenya adalah komunikasi paling sederhana yaitu visual kaleng dengan tali benang yang tersambung dengan berbagai kalangan dan profesinya, dari pebisnis, anak jalanan, pilot, punkers, sampai simbok-simbok. Untuk nyambungin maksudnya dengan hati (langsung secara visual), maka kaleng yang biasanya komunikasinya dipasang di mulut, kali ini diletakkan di bagian dada.

Nah, saat itu yang jadi pebisnis lagi-lagi aku, hehe… Sayangnya aku nggak bisa minta yang neko-neko karena saat itu menyewa fotografer profesional langganan petakumpet, yaitu Mas Kirman. Padahal saat itu setelanku sudah mirip banget kayak the Beatles, dengan rambut poni dan jasnya. Meskipun proyek ini proyek buat perusahaan, bukan permintaan klien, tapi ditangani secara serius. Yang pertama, pakai fotografer profesional, bukannya pake kamera digital biasa. Dan yang kedua, talent-nya dibayar, termasuk aku. Aku lupa berapa, saat itu kalo nggak 50 ribu ya 100 ribu. Mungkin inilah pertama kalinya aku dibayar saat jadi talent. Aku nggak punya file fotoku, karena file itu ada di kameranya Mas Kirman dan departemen kreatif yang mengerjakannya. Company Profile “Berkomunikasi dengan Hati” ini diganjar Silver di ajang Pinasthika Awards 2010 (kalau nggak salah) Mungkin karena gara-gara aku dibayar, hehe…

Selama beberapa kali aku jadi talent pengusaha, tak sekalipun terbesit di benakku untuk kepingin atau punya cita-cita jadi pengusaha. Aku sama sekali tak tertarik. Bahkan saat itu aku berpikir, apa enaknya sih jadi seorang entrepreneur? Yang kupikirkan hanyalah berkarya, bikin iklan, dan bagaimana aku bisa menyejahterakan diriku dengan pekerjaanku itu. Aku benar-benar menyukai pekerjaanku. Meski beberapa kali pernah melewati masa-masa yang buruk, tapi aku berusaha untuk mencintai pekerjaanku. Aku adalah orang iklan, jiwaku ada di situ. Dan aku sudah merasakan masa-masa kejayaaan ataupun terpuruknya selama hampir 6 tahun. Meski lama di dunia advertising, namun aku merasa masih belum bisa menciptakan sesuatu yang sederhana tapi luar biasa, dan mungkin itu akan dikenang dan ditiru banyak orang.

Dan sekarang di tahun 2013, serentetan pengalamanku menjadi talent pengusaha gadungan pada tahun-tahun sebelumnya seolah mengantarkanku untuk menjadi pengusaha beneran. Tak diduga kini aku menggeluti dunia bisnis. Dunia yang benar-benar baru bagiku, bukan bidangku, dan sama sekali aku tak punya basic di situ. Benar-benar harus mulai belajar dari nol. Dengan merintis mendirikan warung TELAP12, aku hampir tak percaya kalau mau tak mau aku harus jadi pengusaha. Perlu proses yang panjang mungkin, dan tentunya tidak mudah. Namun semoga menjadi pengusaha beneran ini memang benar-benar jalanku, meskipun nggak pakai jas dan berpenampilan parlente kayak pas jadi talent waktu dulu-dulu🙂

Barakallahu fii Telap12… Amin

 

pengusaha_telap12

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: